Karakteristik Peserta Didik
Nama : Fitri Wulandary
NIM : 12001248
Kelas : 4G
Tema : Karakteristik peserta didik
Karakteristik peserta didik
Siswa-siswa disekolah memiliki
karakter yang berbeda-beda. Oleh karena itu, seorang guru harus mengenal
karakteristik yang berbeda-beda dan guru harus memahami karakteristik awal anak
didik sehingga ia dapat dengan mudah untuk mengelolah segala sesuautu yang
berkaitan dengan pembelajaran termasuk juga pemilihan setrategi pengelolahan,
yang berkaitan dengan bagaimana menata pengajaran, kemampuan yang dimiliki
mereka sehingga kompenen pengajaran dapat sesuai dengan karakteristik dari
siswa yang akhirnya pembelajaran akhirnya pembelajaran tersebut lebih bermakna.
Berdasarkan kemampuan ini dapat ditentukan dari mana pengajaran harus dimulai
dan di batas. Jadi, pengajaran berlangsung dari kemampuan awal sampai kemampuan
akhir dan hal itu lah yang harus menjadi tanggung jawab seorang guru.
Guru haruslah mengenal
karakteristik peserta didik karena dengan mengenal karakter mereka dapat
membantu guru dalam mengantar mereka untuk mengejar cita-cita yang diinginkan
yang bertujuan untuk mengkondisikan apa yang harus diajarkan, bagaimana mengkondisikan
siswa belajar dengan karakteristiknya masing-masing.
Karakteristik berkaitan seperti
dengan aspek-aspek, minat, sikap, motivasi belajar, gaya belajar, kemampuan
berpikir dan kemampuan awal yang telah dimiliki. Karakteristik peserta didik
sebagai hasil dari interaksi antara pembawaan dengan lingkungan sosialnya,
sehingga menentukan pola aktivitas dalam mengwujudkan harapan dan meraih
cita-cita. Ada empat pokok seorang guru harus memahami karakteristik siswa yang harus di pahami oleh peserta didik
yaitu:
a.
Kemampuan dasar seperti kognitif atau intelektual.
b. a. Latar belakang seperti, kultural lokal, status sosial,
status ekonomi, agama, dll.
c. b. Perbedaan-perbedaan kepribadian seperti sikap, perasaan,
minat, dll.
d. c. Cita-cita, pandangan ke depan, keyakinan diri, daya tahan,
dll.
Untuk mengidentifikasi
kemampuan awal dan karakteristik peserta didik mempunyai tujuan yaitu:
a. a. Memperoleh
informasi yang lengkap dan akurat berkenaan dengan kemampuan serta karakteristik awal siswa
sebelum mengikuti program
pembelajaran tertentu.
b. b. Menyeleksi
tuntutan, bakat, minat, kemampuan, serta kecenderungan peserta didik berkaitan dengan pemilihan
program-program pembelajaran
tertentu yang akan diikuti mereka.
c. c. Menentukan
desain program pembelajaran dan atau pelatihan tertentu
yang perlu dikembangkan sesuai dengan kemampuan awal peserta didik.
Seorang
guru jika ingin mengetahui karakteristik kemampuan awal dari peserta didik, dapat dilakukan
dengan pemberian tes (pre –test). Tes yang diberikan dapat berkaitan dengan
materi ajar sesuai dengan
panduan kurikulum. Selain itu pendidik dapat melakukan wawancara, observasi dan memberikan
kuesioner kepada peserta didik, guru
yang mengetahui kemampuan peserta didik atau calon peserta didik, serta guru yang biasa mengampu
pelajaran tersebut. Teknik untuk mengidentifikasi
karakteristik siswa adalah dengan menggunakan kuesioner,
interview, observasi dan tes Latar belakang siswa. Guru perlu mempertimbangkan dalam
mempersiapkan materi yang akan disajikan, seperti faktor akademis (factor
akademis yang akan dikaji meliputi jumlah siswa yangdihadapi di dalam kelas,
rasio guru dan siswa menentukan kesuksesanbelajar, indeks prestasi, tingkat
inteligensi siswa juga tidak kalah penting). dan faktor sosial (factor kematangan
dan ekonomi siswa sangat berpengaruh padafactor sosial siswa. Aspek-aspek yang diungkap dalam kegiatan ini
bisaberupa bakat, motivasi belajar, gaya belajar kemampuan berfikir, minat dll.
Factor sosial ini dalam hubungannya dengan masyarakat sertaberbagai kegiatan
lainnya yang mempengaruhi cara bersosialisasi dengan orang lain).
Banyak manfaat yang akan diperoleh guru maupun peserta didik jika mereka saling mengenal karakteristik masing-masing. Bagi peserta didik, mereka akan mendapat pelayanan prima, perlakuan yang adil, tidak ada diskriminasi, merasakan bimbingan yang maksimal dan menyelesaikan masalah anak didik dengan memperhatikan karakternya. Bagi guru, manfaat mengenal dan memahami karakter peserta didik adalah :
a. a. guru
akan dapat memetakan kondisi peserta didik sesuai dengan karakternya masing-masing.
b. b. Guru
dapat memberikan pelayanan prima dan memberi tugas sesuai dengan kebutuhan dan kesanggupan
peserta didiknya.
c. c. Guru
dapat mengembangkan potensi yang dimiliki mereka berupa minat, bakat dan kegemarannya dan
berusaha menekan potensi negatif
yang mungkin muncul dari karakter anak didik yang tidakbaik yang dimilikinya.
Manfaat yang diperoleh dari seorang guru dalam mengenal
kepribadian dan karakter siswa dengan baik. Beberapa manfaat tersebut yaitu:
a. a. Mengetahui
kelebihan yang mereka miliki dan dapat meningkatkannya.
b. b. Mendeteksi
kelemahan yang mereka miliki dan memperbaikinya.
c. c. Mengetahui
potensi-potensi yang ada pada diri mereka dan mengoptimalkannya
untuk kesuksesan dimasa yang akan datang.
d. d. Menyadarkan
mereka bahwa mereka masih memiliki banyak kekurangan
sehingga pantang untuk bersikap sombong dan merendahkan
orang lain.
Seorang
guru perlu memahami karakteristik peserta didik seperti
anak didik adalah subjek, anak didik adalah makhluk yang sedang berkembang,
anak didik hidup dalam dunia sendiri, anak didik hidup dalam lingkungan
tertentu, anak didik memiliki ketergantungan kepada orang dewasa, dan anak
didik memiliki potensi dan dinamika.
Mengenal dan memahami peserta didik dapat dilakukan
dengan cara memperhatikan dan menganalisa cara berbicara, sikap dan prilaku
atau perbuatan anak didik, karena dari ketiga aspek di dirinya yaitu karakter. Untuk
itu seorang guru harus secara saksama dalam berkomunikasi dan berinteraksi
dengan peserta didik dalam setiap aktivitas pendidikan. Ada beberapa contoh
karakteristik peserta didik seperti senang bermain, selalu ingin tahu, mudah
terpengaruh, suka meniru, manja, berani, kreatif, keras kepala, emosi, dll.
memahami
karakteristik anak didik seorang guru hendaknya
memahami terlebih dahulu pemahaman tentang dirinya sendiri (Self Understanding), dan juga
pemahaman tentang orang lain (Under
Standing the Other).
Komentar
Posting Komentar